Nasi goreng Diskonan Gojek VS Grab
Para pencinta nasi goreng dapat bersorak ria, karena makanan kita sehari hari di tawarkan dengan harga miring. dikarenakan persaingan usaha Gojek Vs Grab akhir-akhir ini.
Sementara harga nasi goreng di merchant makanan menjadi jauh lebih miring setelah layanan transportasi dan makanan itu perang harga untuk bahan makanan sehari-hari.
Gojek vs Grab ini berani memberikan diskon hingga 50 % apabila pembelian dibelikan secara online dengan menggunakan E-wallet, mulai dari penyedia jasa transportasi hingga aplikasi super penyedia segalanya.
Dari persaingan antara kedua rival ini, harga makanan menjadi lebih terjangkau, persaingan ini menyebabkan inflasi terjaga dan memungkinkan otoritas moneter melakukan pemangkasan suku bunga. bahkan beberapa bahan utama pembuat nasi goreng seperti, nasi, bawang, telur, cabai dapat dibeli pekan ini dari supermarket ternama melalui aplikasi grab dengan Rp 144.600. namun apavbila bahan itu dibeli langsung dari supermarket yang sama maka harganya Rp 156.186.
Memang dampak penurunan inflasi tidak dirasakan secara langsung dapat dirasakan masyarakat, tetapi ini akan dapat meredam inflasi. tingkat inflasi tercatat 3,1 % pada oktober 2019, target Bank Indonesia sebesar yakni 2,5 - 4,5 %.
Meskipun demikian, Enrico berujar , masih ada alasan tetap berhati -hati terhadap inflasi karena potongan harga dan penawaran cashback dari aplikasi Gojek atau Grab tidak akan bertahan selamanya. begitu anda mencabut sumbatanya, inflasi mungkin tidak tetap teredam.
