Flu Babi Mewabah, Malaysia Stop Impor Babi Indonesia
Deputi kementerian Agrikultur dan Industri Sim Tze Tzin menyatakan turis menyatakan dilarang membawa masuk produk berbahan babi ke malaysia, petugas akan memeriksa bawaan penumpang dengan ketat apalagi ini merupakan puncak musim liburan dan banyak turis masuk.Industri lokal nilainya 5 Miliar Ringgit (Rp 16,8 Miliar) dan 93 persen memenuhi kebutuhan, pelarangan ini juga tidak akan mempengaruhi penjualan babi di Malaysia. hanya 7 persen babi saja yang di impor dan masyarkat tak perlu khawatir akan kenaikkan harga karena larangan ini.
Pada November tahun lalu, Malaysia sebenarnya sudah menghentikan impor produk berbahan babi termasuk daging babi yang dibekukan. produk yang dilarang berasal dari 10 negara yang terkena wabah Flu Babi Afrika yaitu Kamboja, China, Mongolia, Vietnam, korea Selatan, Laos, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
Indonesia jadi negara ke 11 yang terkena wabah ini, dan produk dari Indonesia ini juga dilarang masuk. sim mengatakan akan merazia pusat perbelanjaan, restauran, dan toko makanan untuk memeriksa makanan yang mengandung babi. Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo membenarkan sudah mewabah di indonesia. sampai dengan 11 Desember 2019 ini jumlah babi yang mati di sumatera utara akibat virus hog cholera atau kolera babi sudah mencapai 27.070 ekor di 16 Kabupaten. matinya babi tersebut sangat cepat dan diperkirakan 1000-2000 ekor mati perhari.



















